Kamis, 07 Agustus 2008

Salah Memberikan Kepercayaan

Pagi hari ini sedianya saya mengikuti seleksi kepala sekolah berprestasi tingkat kecamatan di ruang pkg SDN Pembina Tolitoli, hal ini yang sudah beberapa hari saya persiapkan setelah berkali-kali mengalami penundaan yang akhirnya jatuh pada tanggal 28 april 2008 tepat jam 09:45. yang pada agendanya saya-lah yang pertama kali tampil untuk mempersentasikan makalah sebagai kepala sekolah SD Integral Rahmatullah Tolitoli, tetapi kegiatan ini batal saya ikuti karena adanya urusan diluar sehubungan dengan jadwal transit KM Dobonsolo di Tolitoli dari pelabuhan Nunukan menuju Pantoloan Palu, lalu senayan Balikpapan.

Sebenarnya kedatangan dan kepergian km dobonsolo di tolitoli biasa saja meski hanya dua pekan sekali, tetapi yang istimewa pada kesempatan ini adalah menghilangnya sang buron dari Peantren Hidayatullah Tolitoli yaitu : Zulfadli dan temannya Wazir Hidayat, kenapa jadi istimewa ??? karena kedua anak muda ini lagi bermasalah dan hendak melarikan diri ke Balikpapan sekaligus kerumah orangtuanya di Gn. Tembak kelurahan teritip. sementra orang tuanya tak seorangpun rela bila anaknya kembali dengan keadaan seperti itu, yang mana mereka menganggap anak-anak tercinta mereka masih selalu jadi masalah (trouble maker) dirumah dan dilingkungan sekitarnya karena sang orangtua sudah merasa dipermalukan dengan tingkah anak-anak mereka sendiri. ketika orangtuanya di konfirmasi lewat telpon genggamnya maka salah satu dari ibu mereka berkata bahwa dia hampir saja pingsan setelah mendengar bahwa anaknya sudah berada dipelabuhan hendak pulang ke Balikpapan yang semestinya terjadi adalah orang tua senang karena rindu terhadap anak-anaknya tetapi ini lain dari biasanya malah hampir pingsan dan saya-pun dapat merasakan karena suaranya langsung lemah dan terputus-putus sehingga keadaan yang sesungguhnya pun tidak jadi saya utarakan, dan yang penting dua anak muda ini yang berusaha kabur tetap ditahan disisni maka tiketnyapun saya minta agar mereka tidak berangkat .
... maaf nanti dilanjut ...

Tidak ada komentar: